Senin, 18 Mei 2009

DINAMIKA KELOMPOK

I. PENGERTIAN DINAMIKA KELOMPOK

Beberapa teori tentang definisi kelompok adalah berbeda-bada yaitu Kelompok adalah kumpulan individu yang memiliki hubungan satu dengan yang lain, saling bergantung dan mempunyai norma yang sama (struart & laraia, 2001).

Dalam teori lain arti kelompok adalah Kumpulan beberapa individu yang keberadaanya memberikan kepuasan/imbalan kepada individu tersebut (Bass, 1960)

Kelompok juga berarti Sekumpulan individu dengan keadaan/ciri yang sama, interdependen (Fiedler, 1967)

Adanya interaksi antar individu, terbentuk persepsi yang sama, terbentuk ikatan afektif, dan terbentuknya interdependensi peran (Delamater, 1974)

Unit yang terdiri dari dua orang atau lebih, yang saling berhubungan untuk suatu kegunaan dan menilai hubungan bermanfaat (Mills, 1967).

Kelompok merupakan himpunan/kesatuan manusia yang hidup bersama, ada hub timbal balik yang saling mempengaruhi dan saling tolong menolong. (soerjono soekanto, 1982)

Anggota kelompok mungkin datang dari berbagai latar belakang yang harus ditangani sesuai dengan keadaannya, seperti agresif, takut, kebencian, kompetitif, kesamaan, ketidaksamaan, kesukaan, dan menarik (yalom, 1995 dalam stuart & laraia, 2001). Semua kondisi ini akan mempengaruhi dinamika kelompok, ketika anggota kelompok memberi dan menerima umpan balik yang berarti dalam berbagai interaksi yang terjadi dalam kelompok.

Dinamika kelompok berasal dari kata dinamika yang memiliki arti tingkah laku warga yang dapat mempengaruhi tingkah laku warga lainnya sehingga terjadi hubungan timbale balik. Secara jelas dinamika berarti interaksi atau interdependensi antara kelompok yang satu dengan yang lainnya. Jadi dinamika kelompok merupakan suatu kelompok yang terdiri dari dua atau lebih individu yang memiliki hubungan psikologis secara jelas antara anggota satu dengan yang lain yang dapat berlangsung dalam situasi yang dialami secara bersamaan.


II. FUNGSI DINAMIKA KELOMPOK

Kelompok berfungsi sebagai tempat berbagi pengalaman dan saling membantu satu sama lain, untuk menemukan cara menyelesaikan masalah. Kelompok merupakan laboratorium tempat mencoba dan menemukan hubungan interpersonal yang baik, serta mengmbangkan perilaku yang adaptif. Anggota kelompok merasa dimiliki, diakui, dan dihargai eksistensinya oleh anggota kelompok yang lain.

Dinamika kelompok merupakan kebutuhan bagi setiap individu yang hidup dalam satu kelompok yang saling berinteraksi membutuhkan satu dengan lainnya. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan dinamika kelompok karena dinamika kelompok dapat berfungsi sebagai berikut :

  1. Antara individu satu dengan yang lain akan terjadi kerjasama saling membutuhkan, mengingat setiap individu tidak mungkin dapat hidup secara sendiri didalam masyarakat atau dimana ia bertempat tinggal, karena mereka akan saling membutuhkan dalam mengatasi persoalan hidup.

  2. Melalui dinamika kelompok individu akan lebih memudahkan segala pekerjaan karena pekerjaanyang dilakukannya tidak dapat dilaksanakan tanpa bantuan seseorang, sehingga dengan berdinamika kelompok orang akan mengetahui kelemahan dalam bekerja.

  3. Dengan dinamika kelompok segala pekerjaan yang membutuhkan pemecahan masalah dapat teratasi, dan mengurangi beban pekerjaan yang terlalu besar sehingga waktu untuk menyelesaikan pekerjaan dapat diatur secara tepat, efektif dan efisien, karena melalui dinamika kelompok pekerjaan besar akan akan dibagi-bagi sesuai dengan bagian kelompoknya masing-masing.

  4. Akan lebih meningkatkan masyarakat yang demokratis karena individu satu dengan yang lain dapat memberikan masukan atau berinteraksi dengan lainnya dan memiliki peran yang sama dalam masyarakat.

Fungsi lain dari dinamika kelompok adalah sebagai berikut :

  • Melindungi anggota dari bahaya

  • Menyelesaikan masalah anggota

  • Menyediakan sumber yg tepat

  • Menyelesaikan tugas

  • Menyusun standar untuk anggota

  • Merubah opini di luar kelompok

  • Memberi nasihat pd. Anggota

  • Ketrampilan dan info

  • Pengorganisasian

Disamping fungsi-fungsi diatas kelompok berdasarkan tipe dapat berfungsi sebagai berikut :

    1. Task Related/instrumental

v tekanan atau perhatian pada pekerjaan

v tugas terselesaikan/tuntas

    1. Interpersonal

v membina moral dan perasaan




















DAFTAR PUSTAKA


A.Aziz Alimul Hidayat. (2007) Pengantar Konsep Dasar Keperawtan edisi kedua, Salemba Medika Jakarta.

Dr. Budi Anna Keliat, S.Kp,M.App.Sc. (2005), Keperawatan Jiwa Terapi Aktivitas Kelompok. EGC, Jakarta

Kozier, Fundamental of Nursing. (1991) Concept, Process, and Practice,Addison Wesley,Publishing company,Inc

Iwan Purnawan S.Kep.,Ns. (2008). Dinamika kelompok, Jurnal Keperawatan

______La Monica L. Elaine. Alih Bahasa Nurachmah. Elly. (1998). Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, Pendekatan Berdasarkan Pengalaman. EGC. Jakarta

______Swanburg. C. Russell. Alih Bahasa Samba.Suharyati. (2000). Pengantar kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, Untuk Perawat Klinis. EGC. Jakarta


1 komentar:

  1. terima kasih infonya. Izin copas ya buat bahan belajar...
    Saya ngontrak matkul dinamika kelompok semster ini.
    Syukron..

    BalasHapus